Kami menggunakan cookie untuk mempelajari lebih lanjut cara Anda menggunakan situs web kami dan cara kami dapat meningkatkannya. Lanjutkan menggunakan situs web kami dengan mengeklik "Terima". Detail
Berita Pasar Harga emas tetap stabil sebagai respons terhadap statistik tenaga kerja AS, dengan spekulasi penurunan suku bunga menjadi sorotan
Commodities News

Harga emas tetap stabil sebagai respons terhadap statistik tenaga kerja AS, dengan spekulasi penurunan suku bunga menjadi sorotan

Avatar Penulis TOPONE Markets Analyst
2023-12-08 14:03:28

屏幕截图 2023-09-11 111221.png


Di perdagangan Asia pada hari Kamis, harga emas tidak banyak bergerak karena para pedagang menunggu petunjuk tambahan mengenai melemahnya pasar tenaga kerja AS, namun fokusnya masih tetap pada kapan Federal Reserve berencana untuk mulai menurunkan suku bunganya.


Setelah sempat naik ke rekor tertinggi di atas $2.100 pada awal minggu, logam kuning tampaknya telah menetap di kisaran perdagangan $2.020 hingga $2.050 per ounce.


Sejumlah faktor mendorong kenaikan emas, termasuk isyarat yang tampaknya dovish dari Ketua Fed Jerome Powell, yang meningkatkan harapan bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga secepatnya pada bulan Maret 2024.


Namun, pasar mengurangi ekspektasi mereka selama seminggu ini, karena adanya sinyal ketahanan ekonomi di Amerika Serikat.


Menyusul serangan terhadap kapal-kapal AS di Laut Merah, peningkatan permintaan safe haven membantu harga emas , namun kurangnya eskalasi di Timur Tengah membuat kekhawatiran pasar surut.


Emas di pasar spot stabil di $2,026.30 per ounce, sementara emas berjangka bulan Februari turun 0,2% menjadi $2,043.05 per ounce pada pukul 00:24 ET (05:24 GMT).


Nonfarm payrolls menjadi sorotan karena pasar berspekulasi mengenai penurunan suku bunga Fed.

Para pedagang sekarang menunggu data nonfarm payrolls bulan November, yang akan dirilis pada hari Jumat, untuk mendapatkan petunjuk tambahan mengenai pasar tenaga kerja.


Data lowongan pekerjaan dan daftar gaji yang dirilis awal pekan ini menunjukkan perlambatan di pasar tenaga kerja AS. Namun, investor menunggu tanda pasti dari laporan nonfarm payrolls.


Pembacaan tersebut juga diperkirakan terjadi di tengah meningkatnya keraguan mengenai kapan The Fed akan menurunkan suku bunganya. Meskipun bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada minggu depan, investor tidak yakin kapan bank sentral akan mulai melonggarkan kebijakannya.


Sejauh ini, para pejabat The Fed hanya menunjukkan sedikit keinginan untuk menurunkan suku bunga, dan Powell baru-baru ini menegaskan kembali sikapnya yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama. Namun, para pedagang percaya bahwa jika inflasi dan pasar tenaga kerja terus melemah, The Fed akan mengubah kebijakannya dalam beberapa bulan mendatang.


Tanda-tanda The Fed yang kurang hawkish dan melemahnya pasar tenaga kerja diperkirakan akan mendukung emas. Sejak akhir November, logam kuning ini telah bertahan di angka $2.000, yang dapat menandakan pertumbuhan lebih lanjut dalam beberapa minggu mendatang.


  • Ikon Bagikan Facebook
  • Ikon Bagikan X
  • Ikon Bagikan Instagram

Bonus rabat untuk membantu investor berkembang di dunia trading!

Biaya dan tarif trading demo

Perlu Bantuan?

7×24 H

Unduhan Aplikasi

Emas & 100+ Aset: Modal $20

Ikon Penilaian