USD/JPY Berkonsolidasi Di Bawah Ambang Batas 146,00 Karena Permintaan Dolar AS yang Baru
Pada Selasa pagi, pasangan USD/JPY mempertahankan tren kenaikannya di bawah penghalang 146,00. Peningkatan kombinasi tersebut didukung oleh penguatan Dolar Amerika Serikat (USD) secara keseluruhan. Pada hari Selasa, investor menunggu dorongan baru dari Indeks Manufaktur Empire State New York AS, yang diperkirakan akan menunjukkan penurunan 5 di bulan Januari, turun dari penurunan 14,5 pada pembacaan sebelumnya. Pada saat berita ini dimuat, USD/JPY diperdagangkan di 145,90, mewakili kenaikan harian 0,08%.
Pada hari Selasa, Biro Statistik Jepang melaporkan bahwa Indeks Harga Produsen (PPI) negara tersebut meningkat sebesar 0,3% bulan ke bulan di bulan Desember, melampaui estimasi konsensus sebesar 0%, yang telah ditetapkan sebesar 0,2% pada bulan November. Pada bulan Desember, angka PPI tidak menunjukkan perubahan tahunan setelah perkiraan sebelumnya sebesar kenaikan 0,3%, yang melebihi konsensus pasar yaitu penurunan 0,3%.
Gubernur Bank of Japan (BoJ) Kazuo Ueda telah menekankan pentingnya mempertahankan kebijakan moneter ultralonggar sambil menunggu data tambahan yang mungkin menunjukkan apakah inflasi akan bertahan. Selain itu, ia menyatakan bahwa suku bunga negatif akan dihentikan oleh bank sentral setelah bank sentral mencapai kepastian yang memadai dalam mencapai tingkat inflasi berkelanjutan sebesar 2%.
Selain itu, laporan menunjukkan bahwa Garda Revolusi Iran telah dikerahkan untuk memberikan dukungan kepada ekstremis Houthi di Yaman. Namun, eskalasi di Timur Tengah dapat meningkatkan masuknya USD ke aset safe haven, yang akan menguntungkan JPY.
Sebaliknya, pelaku pasar mengantisipasi penurunan suku bunga setelah pertemuan Federal Reserve pada bulan Maret. Instrumen CME FedWatch menunjukkan bahwa pasar memperkirakan kemungkinan penurunan suku bunga di bulan Maret sekitar 71%. Presiden Federal Reserve (Fed) Atlanta Raphael Bostic menyatakan bahwa penurunan suku bunga yang terlalu dini dapat menyebabkan inflasi "naik turun". Bostic lebih lanjut menyatakan bahwa inflasi harus kembali ke tujuan kita sebesar 2% dengan kepastian yang mutlak.
Indeks Manufaktur Empire State NY AS dijadwalkan akan dirilis pada hari Selasa nanti. Selain itu, Christopher J. Waller dari Federal Reserve mungkin memberikan petunjuk kebijakan moneter tambahan hari ini. Fokusnya akan berubah ke Penjualan Ritel AS pada hari Rabu, dengan perkiraan kenaikan 0,4% untuk bulan Desember. Angka-angka ini mungkin memberikan lintasan yang berbeda pada pasangan USD/JPY .
Peringatan Risiko: Perdagangan instrumen keuangan melibatkan risiko signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang diinvestasikan. Harap pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan mencari nasihat profesional independen jika diperlukan. Artikel ini bukan merupakan saran investasi atau rekomendasi perdagangan. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan hasil di masa depan.
Bonus rabat untuk membantu investor berkembang di dunia trading!
