Kami menggunakan cookie untuk mempelajari lebih lanjut cara Anda menggunakan situs web kami dan cara kami dapat meningkatkannya. Lanjutkan menggunakan situs web kami dengan mengeklik "Terima". Detail
Berita Pasar Ketegangan geopolitik dan dolar yang lebih kuat menekan harga emas, membatasi kenaikan emas
Commodities News

Ketegangan geopolitik dan dolar yang lebih kuat menekan harga emas, membatasi kenaikan emas

Avatar Penulis TOPONE Markets Analyst
2025-06-23 14:20:53

黃金新聞1.jpg


Hari ini (23 Juni), harga emas spot turun sekitar 0,4% menjadi $3.354 per ons, karena dolar AS (USD) terus menguat, ditambah dengan kebijakan geopolitik AS yang keras dan sikap agresif Federal Reserve, menekan momentum kenaikan harga emas. Meskipun militer AS menyerang fasilitas nuklir Iran dan Israel serta Iran saling tembak, risiko Timur Tengah meningkat dalam jangka pendek, tetapi penghindaran risiko pasar telah diimbangi oleh apresiasi dolar AS dan isyarat penundaan pemangkasan suku bunga oleh Fed, sehingga harga emas belum pulih secara signifikan.


Alasan mengapa emas "tidak dapat naik" terutama dipengaruhi oleh dua aspek —— yang pertama adalah penghindaran risiko dolar dan ekspektasi suku bunga yang tinggi. Indeks dolar AS (DXY) pernah naik sebesar 0,3%. Emas sendiri tidak menghasilkan bunga dan menghadapi peningkatan biaya peluang, yang telah menjadi alasan utama untuk penekanan.


Kedua, risiko geopolitik belum benar-benar menyebabkan ketegangan pasokan. Pasar percaya bahwa bahkan jika konflik di Timur Tengah memanas, pasokan minyak tidak akan terganggu dalam jangka pendek, dan permintaan untuk lindung nilai harga emas terbatas.


Secara teknis, harga emas saat ini berkisar antara $3.348 dan $3.400. Jika harga turun di bawah $3.324 atau $3.300, hal itu dapat memicu gelombang tekanan jual baru. Jika dolar jatuh atau Fed bersikap dovish, harga emas dapat memulai kembali putaran kenaikan baru jika menembus resistance atas.


Selanjutnya, investor disarankan untuk memperhatikan tren dolar dan imbal hasil obligasi AS. Jika dolar terus menguat, emas akan tertekan; sebaliknya, jika jatuh, emas berpeluang untuk mengejar ketertinggalan. Yang kedua adalah pernyataan dan data ekonomi The Fed. Jika The Fed bersikap dovish atau inflasi melemah, emas mungkin disukai oleh dana. Situasi geopolitik tidak boleh diabaikan. Perhatikan apakah konflik di Timur Tengah meningkat menjadi gangguan pasokan yang substansial, seperti blokade Hormuz atau perang yang tidak terkendali. Harga minyak dan logam dapat melonjak secara bersamaan, dan harga emas juga akan menerima dukungan yang kuat.

  • Ikon Bagikan Facebook
  • Ikon Bagikan X
  • Ikon Bagikan Instagram

Bonus rabat untuk membantu investor berkembang di dunia trading!

Biaya dan tarif trading demo

Perlu Bantuan?

7×24 H

Unduhan Aplikasi

Emas & 100+ Aset: Modal $20

Ikon Penilaian